Skip to main content

Posts

Squalane: Kandungan Pelembap Mirip Minyak Alami Kulit yang Lagi Naik Daun, Ini Cara Kerja dan Rekomendasinya

Kalau kamu sering scroll TikTok atau Instagram skincare, pasti udah sering lihat kata "squalane" nempel di label serum atau face oil — mulai dari brand luar sampai brand lokal Indonesia. Bedanya sama hyaluronic acid atau niacinamide yang udah kita bahas sebelumnya, squalane ini kerjanya bukan nambah kandungan baru ke kulit, tapi lebih ke "ngisi ulang" sesuatu yang udah ada di kulit kita sejak lahir tapi makin berkurang seiring usia dan paparan lingkungan. Yang bikin squalane menarik buat dibahas secara analitis: kandungan ini diklaim cocok untuk HAMPIR semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan acne-prone — klaim yang biasanya bikin skeptis karena "minyak buat kulit berminyak" kedengarannya kontradiktif. Jadi di artikel ini kita bongkar fakta di balik klaim itu: apa sebenarnya squalane, kenapa teksturnya beda dari minyak pada umumnya, cara pakai yang tepat, dan produk lokal + internasional yang beneran worth it dari segi kandungan vs harga. Pentin...
Recent posts

Beta Glucan: Kandungan Hidrasi dan Barrier Repair yang Lagi Naik Daun, Diklaim Lebih Kuat dari Hyaluronic Acid

Kalau belakangan ini kamu sering lihat kata "beta glucan" nongol di kemasan serum atau moisturizer kesayangan, kamu nggak salah lihat. Bahan ini memang sedang naik daun banget di 2025-2026, bahkan beberapa laporan tren kecantikan global menyebut volume pencarian "beta glucan" naik sampai lebih dari 50% dalam setahun terakhir. Bukan cuma gimmick marketing, beta glucan punya riwayat riset yang sebenarnya sudah puluhan tahun dipakai di dunia medis buat penyembuhan luka, sebelum akhirnya "turun kelas" jadi bahan skincare harian. Yang bikin menarik, beta glucan ini sering disandingkan—bahkan dibanding-bandingkan—dengan hyaluronic acid (HA) yang selama ini jadi raja hidrasi di skincare. Beberapa penelitian awal malah menyebut beta glucan punya kapasitas menyimpan air yang lebih tinggi dari HA di kondisi tertentu. Tapi apakah ini artinya beta glucan bisa gantiin HA sepenuhnya? Yuk kita bahas lebih dalam, termasuk cara pakai yang benar dan rekomendasi produk yan...

PDRN (DNA Salmon) dalam Skincare: Kandungan Regenerasi Kulit yang Lagi Naik Daun 2026, Ini Cara Kerja dan Rekomendasinya

Kalau belakangan ini kamu sering lihat istilah "PDRN" atau "DNA salmon" di skincare Korea yang lagi viral di TikTok dan Instagram, kamu nggak sendirian. PDRN jadi salah satu kandungan paling dibicarakan di tahun 2026, menggeser posisi snail mucin dan hyaluronic acid yang sebelumnya jadi andalan banyak orang buat urusan hidrasi dan regenerasi kulit. Awalnya, PDRN cuma dipakai di dunia medis dan klinik kecantikan lewat suntikan atau prosedur microneedling untuk membantu penyembuhan luka dan regenerasi jaringan. Tapi berkat perkembangan teknologi formulasi, kandungan ini sekarang bisa ditemukan dalam bentuk serum, ampoule, sampai krim yang bisa kamu pakai sendiri di rumah tanpa perlu ke klinik. Di artikel ini, kita bakal bedah tuntas apa itu PDRN, gimana cara kerjanya di level sel kulit, cara pakai yang benar biar hasilnya maksimal, sampai rekomendasi produk PDRN yang sudah beredar di pasar Indonesia — baik dari brand lokal maupun Korea. Yuk simak sampai habis sebe...

Retinal (Retinaldehyde): Turunan Vitamin A yang Lagi Naik Daun, Diklaim Lebih Cepat dari Retinol

Kalau kamu udah lama pakai retinol tapi hasilnya jalan di tempat, atau malah kulit jadi gampang perih setiap naik konsentrasi, mungkin ini saatnya kenalan sama retinal (retinaldehyde) — turunan vitamin A yang di 2026 ini makin ramai dibahas di konten edukasi dermatolog maupun brand skincare lokal Indonesia. Bukan cuma gimmick marketing, data pencarian global untuk "retinaldehyde serum" tercatat naik signifikan tahun ke tahun, dan Indonesia masuk tiga besar negara dengan minat pencarian tertinggi untuk kandungan ini. Bedanya retinal sama retinol itu bukan cuma soal nama. Secara biokimia, retinal adalah satu langkah metabolisme lebih dekat ke bentuk aktif vitamin A (asam retinoat/tretinoin) dibanding retinol. Artinya kulit nggak perlu kerja dua kali untuk mengubahnya jadi bentuk yang bisa dipakai sel kulit — dan ini yang bikin banyak klaim bilang retinal "bekerja lebih cepat" dibanding retinol konvensional. Tapi "lebih cepat" bukan berarti "lebih a...